Sampaikanlah Dariku, Walaupun Satu Ayat

2019-06-13 10:00:50

Penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu Ta’ala

Pertanyaan:
Bagaimanakah pemahaman yang benar terhadap hadits,

بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku, meskipun satu ayat.” (HR. Bukhari no. 3202)

Karena di sana terdapat masyarakat yang menjadikan hadits ini sebagai landasan dalam dakwah.

Jawaban:
Yang perlu diperhatikan dalam masalah ini adalah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

بَلِّغُوا عَنِّي

“Sampaikanlah dariku.”

Maknanya, kita mengetahui berdasarkan pengetahuan yang yakin (valid) bahwa apa yang disampaikan itu benar-benar bersumber dari perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau dari perbuatan (fi’il) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau dari persetujuan (taqrir) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena beliau mengatakan,

بَلِّغُوا عَنِّي

“Sampaikanlah dariku.”

Yaitu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam itu sendiri (bukan dari selain beliau, pent.).

Adapun sesuatu yang tidak diketahui oleh seseorang, kemudian sesuatu itu diklaim berasal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tidaklah dia menyampaikan sesuatu yang berasal dari Nabi, akan tetapi berasal dari ide dan kreasinya sendiri.

Dengan demikian, hadits ini adalah dalil bahwa tidak boleh atas seseorang untuk menyampaikan suatu perkataan yang tidak valid berasal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian mengklaimnya sebagai perkataan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.







Recent Post
Tafsir basmalah dan hukum-hukumnya

Ucapan Selamat Idul Fitri Dengan Menggunakan Campuran Bahasa Arab

Ucapan Selamat Idul Fitri Melalui Media Sosial

Ucapan Selamat Idul Fitri Untuk Sahabat

Mengenal Kemuliaan Aisyah RA, Istri Rasulullah SAW yang Paling Cerdas

Dinasti Abbasiyah, Pilar Utama Perkembangan Sains dalam Peradaban Islam

Mengenal Anak Rasulullah

Ketika Rasulullah Menyelipkan Batu di Perutnya

Rasulullah Mencoret Tujuh Kata dalam Perjanjian Hudaibiyah

Apotek dan Sejarah Farmasi dalam Peradaban Islam